Selasa, 26 Juli 2011

Memandang Guru Dari Segi Terindah

Kegagalan yang menimpa dunia pendidikan di Indonesia saat ini bersumber pada lahan kita  yang masih tandus untuk bersenainya benih-benih yang baik.Lahan tandus yang dimaksud oleh guru besarUniversitas of Sidney ini adalah mekanisme birokrasi dan formalitas yang masih kaku mengatur dunia pendidikan.Akibatnya tingkah laku dan pemikiran orang dalam dunia pendidikan tidak lagi bersumber dari fitrah  manusiawi,tetapi timbul dari birikrasi itu sendiri.Lembaga-lembaga pendidikan sudah berubah fungsi menjadi tempat perburuan formalitas semacam ijazah dan gelar akademik.Sehingga sulit mengharapkan pribadi-pribadi besar yang cerdas dan berkarakter.
Menurut Dr.Biance Smith yang menjadi pembicara pada diklat pendidikan internasional tersebut,mekanisme birokrasi dan formalitas yang kaku berakar pada pemujaan system nilai indrawi.Pada masyarakat yang sedang berkembang ,kesuksesan seseorang selalu dihubungkan dengan kekuasaan jabatan ,status social,gelar akademik,dan kekayaan yang dipeoleh dengan kkn,jalan pints dan yang bersa instant.
Unttuk melepaskan diri dari cengraman kekuasaan nilai duniawi Antropolok Monash Universiti,Austria ini menyarankan agar kita mengubah paradigma.Misalnya mengganti paradigma keduksesan yang memuja nilai inndrawi dengan kesadaran bahwa sukses yang sesungguhnya datang melalui kerja keras,memerikan yang terbaik pada dunia dan mewarnai kehidupan ini dengan nilai-nilai kejujuran,kebenaran dan keadilan serta mengabdi kepada Tuhan secara tulus.
Penulis sepakat cara pandang yang benar dapat meresponansi seseorang menyikapi kehidupan dengan tepat.,dan tidak berpengaruh kepada orang yang bersifat basa-basi dan formalitas tampa substansi.Paradigma yang benar merupakan jalan terbaik untuk memandang duniadari sudut terindah. 
     Cara pandang untuk melihat dunja yang ditekuni guru dari sudut yang terindah
Menjadi guru adalah sebuah panggilan suci.Mengajar adlah sebuah panggilan suci dari keberadaanya sebagai manusia yang merasa terpanggil untuk mengajat,dan juga tugas mengajar harus disadari sebagai aktivitas kehidupan yang diabadikan                                    
Dan  diabadikan dan beoreantasi pada Tuhan Yang Maha Suci.yang akan melahirkan rasa percaya diri dan menguatkan motivasi bekerja,dengan motivasi ini guru akan bekerja dengan sungguh-sungguh dengan tulus memberikan yang terbaik bagi anak didiknya.
Menjadi guru merupakan medan aktualisasi diri .Dalam diri manusia terdapat benih keagungan  yang berypa potensi biopsikospiritual yang menunggu untuk digali dan dikembangkan.Manusia menjadi pribadi besar  dengan karya agung apabila ditopang oleh karakter yang kuat dan bakat yang terarah.Untuk itu manusia membutuhkan  aktualisasi diri.Aktualisasi atau penggalian potensi insani,hanya akan terlaksana  melalui bekerja.Mengajar,mendidik, dan membimbing merupakan bentuk pengerahan energi  biopsikospritual.Pengerahan energi ini  akan melahirkan kekuatan pribadi  berupa potensi,keahlian dan berbagai keahlian lainnya.Kopetensi dan keahlian akan semakin tajam dan kuat apabila  kita konsisten melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh.

Menjadi guru adalah sebuah rahmat .Guru-guru terbaik   memaknai profesi itu adalh sebagai rahmat.Sebagai rahmat  menjadi guru harus disyukuri.Melalui tugas ini Tuhan memelihara kita dari  kemungkinan dari manipulasi  anggarannegara karena guru tidak memiliki kewenangan untuk mengatur anggaran .Dengan menjadi guru kita sudah diselamatkan dari kemungran merampas hak orang lain karena tidak memiliki kekuasaan untuk menindas.Dengan menjalankan peran sebagai guru  kita diselamatkan dengan suap menyuap .Melalui profesi ini pula Tuhan menjalurkan kemurahannya melalui rezki yang diridhoi ,berupa gaji yang kita terima setiap bulan .Dengan gaji tersebut,kita dapat menafkahi diri dan keluarga dan kerabat dri sumber yang halal dan diberkahi.
Sebagai wujud rasa syukur kita harus mengajar  dengan hati yang bersih ,mendidik dengan penuh ketulusan  dan senantiasa menuntun peserta didik meata masa depan yang lebih baik.Pribadi yang pandai bersyukur akan menciptakan suasana kerja  gembira dan menyenankan.

Menjadi guru  merupakan amanah .Menjadi guru harus dimaknai sebagai pilihan kita untuk kita .Allah memberikan amanah itu  karena Allah melihat pada diri kita ada benih-benih  keagungan sebagai guru.Kita harus meyakini bahwa mengajar adalah merupakan amanah Tuhan yang perlu kita syukuri.
            Dengan menjadi guru  kita merima amanah  dari pemilik kehidupan untuk menyemaikan  benih-benih kehidupan yang  benar,dan akhlak yang terpuji dan keyakinan yang tak tergoyahkan pada anak didik.Sebagai pemegang amanah yang dipercaya dan tanggung jawab  akan semakin menguat ,Ini adalah  yang akan melahirkan prestasi kerja  dan penghargaan .Prestasi kerja  yang baik  memberi harga diri  yang sehat dan  rasa bangga  yang benar.

Guru adalah  seniman kehidupan .Pengajaran yang penuh dengan makna ibarat seni yang sarat dengan nilai.Diperlukan inspirasi ,imajinasi,komunikasi dintrapetasi  serta pencarian terus menerus  akan pertumbuhan dan pengertian.Sebagai aktivitas seni  pembelajaran akan mendatangkan  kesenangan dan rasa suka ,kesenangan itu  diperoleh melalui kreativitas ,eksplorasi  atau interaksi dengan peserta didik.Kesenangan akan  semakin bertambah seiring  munculnya berbagai tantangan.Kondisi ini  akan menuntut penggunaan potensi kreatif  untuk menyelesaikan masalah  dan menggagas hal-hal baru yang dapat mendongkrak  kualitas  pembelajaran.Guru yang mencintai pekerjaannya sebagai aktivitas seni,akan senang melaksanakan tugas,tenggelam total dalam keasyikan positif dan kreatif.Pekerjaan yang dilakoninya dengan suka cita akan mendorong daya cipta.kreasi dan gagasan inovasi ,jika ini dijalankan dengan baik hasilnya akan benar-bbenar mengagumkan.
 Menjadi guru adalah sebuah kemuliaan ,cirri utama kemuliaan adalah karakter aktuistik yang berarti  tidak mementingkan diri sendiri selalu aktif dalam kebajikan secara moral,kemuliaan sejati dang dari kegiatanmelayani.Orang yang melayani itu merupakan profesi yang mulia.Mengajar,mendidik,dan membimbing merupakan wujud nyata dari kegiatan kemanusiaan 
Menjadi guru merupakansebuah kehormatan,melalui tugas ini kitadapat berkaya dengan kemampuan sendiri.Hasil karya yang baik akan memberikan kita harga   dan rasa hormat .Kehormatan lain datang melalui upah financial yang diperoleh.Dengan gaji tersebut kita dapat hidup mandiri,tidak lagi
 menjadi beban orang lain.Pemerintah dan masyarakat  juga menghormati guru dengan memberi kepercayaan unduk membimbing dan mendidik anak-anak bangsa.maka memberikan yang terbaik pada dunia dan kehidupan ini melalui pendidikan dan pembelajaran yang baik dan bermutu.
Menjadi guru merupakan ibadah.Mengembangkan pendidikan adalah ruang tanpa batas yang memungkinkan untukmengerahkan semua potensi insani untuk membantu peserta didik merai masa depan yang lebih baik.
            Setiap pengabdian membutuhkan pengorbanan,tetapi pengorbanan untuk idealisme agung akan mendatangkan kebahagiaan.Guru yang bekerja dengan memberikan cinta kasih akan akan memberikan segala yang terbaik untuk kemajuan dan kemuliaan anak didiknya.

Minggu, 17 Juli 2011

You and me love Ramadhan

أَعُوْذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
بسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
يَآيُّهَاالَّذِيْنَ امَنُوْاكُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَاكُتِبَ عَلىَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ
“ Wahai orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana Allah mewajibkan kepada orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa “ 

Insya Allah, sebentar lagi kita akan memasuki bulan puasa. Mari kita mempersiapkan diri, 
siap jasmani siap rohani menghadapi ujian dari Allah SWT.
kita harus bisa melintasi semua 
ujian dan tantangan  Allah dalam bulan ramadhon ini.  jadikan 
Shiyam sebagai perisai jiwa untuk menghalangi sifat-sifat
yang tidak terpuji.  terutama kejahatan hawa nafsu yang cenderung menjerumuskan
kita kedalam hitamnya kehidupan. 
Puasakanlah mata, telinga, mulut dan hidungmu 
serta anggota tubuh lainnya. 
Agar kita mampu mematangkan pikiran, tingkah laku
serta tutur kata. Jangan hanya perut yang kita puasakan,
kalau hanya perut yang berpuasa, maka puasanya hanya
meng-cut porsi makan siang. Puasa bukan berarti membuat 
kita lapar dan dahaga, tapi puasa itu membuat fisik menjadi
kembali normal setelah memproduksi segala aktivitas selama setahun. 
Atau dengan kata lain, puasa itu merupakan alat untuk me-refresh
benang-benang kusut yang melilit setiap tingkah laku kita.
Bersyukurlah kepada Allah SWT yang telah menciptakan bulan Ramadhan ini.
Artinya Allah SWT masih mempunyai rasa iba
kepada setiap hambanya. kita masih diberikan
kesempatan untuk membenahi /memfitrahkan diri. 
Amalan-amalan buruk kita selama setahun akan dihapus oleh 
amalan-amalan baik kita selama sebulan penuh. 
Sesudah itu  kita harus mampu menjaga eksistensi
kesucian diri kita untuk tahun-tahun berikutnya.
itulah yang dinamakan dengan puasa totalitas.






Rabu, 29 Juni 2011

Ikhlas Merubah Pola Pikir Manusia Menjadi Baik

Katakanlah : Sesungguhnya sholatku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya, dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku, dan aku adalah orang yang pertama menyerahkan diri kepada Allah
(QS. Al-An'am ; 162-163)

Itulah firman Allah yang menyinggung tentang keikhlasan. Karena keikhlasan itu merupakan cermin kebaikan dalam merubah pola pikir manusia.
 
            Keyakinan ini selayaknya menjadi bangsa ini setiap waktu. Terlebih ketika banyak cobaan menimpa, dari ujung timur hingga ujung barat, dari ujung selatan hingga ujung utara wilayah Indonesia ditimpa bencana. Ujian demi ujian mendera bangsa Indonesia dan itu pasti akan selesai dan akan berganti dengan kebahagiaan.
            Setiap masalah harus dicarikan solusi, kepedihan harus dicari obatnya. Sebab, proses turunnya bantuan dari Allah SWT juga terkait dengan sejauh mana umat ini berusaha dan bekerja menyongsong bantuan tersebut. Demikian juga dengan masalah yang dihadapi oleh bansa ini, sehingga sangat diperlukan masyarakat yang benar-benar ikhlas.
            Seperti kisah Panglima Maslamah. Suatu ketika, dalam ekspedisi militernya, ia menghadapi masalah besar. Daerah musuh yang akan ditaklukannya masih luas terbentang di hadapannya. Benteng merekapun kokoh berdiri tegak menantang. Seakan kecongkakannya tak bisa ditembus oleh siapapun.
            Panglima Maslamah lalu berpikir keras untuk mencari strategi tepat. Jika menggunakan pertempuran umum, dengan mengerahkan tentara begitu saja ke dekat benteng tentu akan makan banyak korban. Benteng itu demikian tinggi dan dijaga ketat. Anak panah dengan mudah bermuntahan ke bawah. Maslamah sadar, meski setiap mujahidin menginginkan syahid di medan laga, Ia harus memperkecil kemungkinan banyaknya tentara yang gugur. Apalagi jumlah mereka sangat disbanding laskar musuh.
            Tiba-tiba ia menemukan jalan. Dilihatnya sebuah lorong dalam benteng, kurang terjaga kuat. Jika lorong itu tersebut dapat ditembus dan dibuka pintunya tentu tentara denag mudah menyerang ked a;am benteng. Masalahnya pekerjaan itu tak dapat dilakukan secara terang-terangan, apalagi melibatkan banyak pasukan. Bias jadi malah kekacauan yang terjadi. Sebab, bila strategi itu terbaca, mereka segera akan mengerahkan kekuatan untuk mempertahankan pintu itu mati-matian.
            Setelah memutar otak, Maslamah berkesimpulan, pekerjaan itu harus dilakukan oleh seseorang yang kuat dan pemberani, yang dapat menyelinap dan menaklukan para penjaga tanpa menimbulkan kehebohan. Maka di kemah pertahanannya, Maslamah mengumpulkan pasukannya. Ia menceritakan taktik yang sedang dipikirkannya. Setelah itu ia bertanya, “ Siapakah yang berani merelakan dirinya untuk mengemban tugas ini ?” sunyi, tak ada jawaban. Para mujahidin saling berpandangan. Maslamah mengulang kembali pertanyaannya. Tetap tak ada jawaban.
            Maslamah tercenung, apakah strategi yang paling mungkin ini harus dirubah ?. Tak  adakah seorang prajurit yang rela berkorban demi terbukanya peluang ini ?. Maslamah hampi saja patah arah, ketika tiba-tiba seorang penunggang kuda mendekatinya. Dan atas pelana, orang itu berseru, “ saya yang akan melaksanakan tugas itu wahai Maslamah
            Maslamah terkejut. Dipandanginya orang yang tiba-tiba saja berada di hadapannya. Badannya tegap. Di pingggangnya terselip pedang yang bersilau. Sorot matanya tajam laksana harimau lapar yang siap menerkam mangsanya. Tapi, subhanallah, orang itu menyembunyikan wajahnya di  balik kain penutup kepala yang dibelitkan ke wajah. Hanya mata dan pangkal hidungnya saja yang tampak. Tak lama orang itu beranjak meninggalkan Maslamah. Doa maslamah mengiringi kepergiannya, “mudah-mudahan Allah menolongnya” bisiknya lirih.
            Beberapa saat kemudian, orang itu muncul lagi. Ia memberi isyarat bahwa penjaga pintu telah ia taklukkan. Segera saja pasukan menyerbu benteng itu. Pertempuran dahsyat tak terelakkan. Jerit takbir dan denting pedang-pedang berhasutan, silih berganti. Tak lama kemudian, jerih payah itu membuahkan hasil. Allah SWT melimpahkan karunia-Nya. Pasukan yang dipimpin Maslamah berhasil meraih kemenangan.
            Usai pertempuran, maslamah kembali berteriak, “wahai orang yang bercadar, siapakah anda sebenarnya? Kemarilah, perkenalkan dirimu !” Namun tak seorang menyahut. Apalagi mengakui dirinya penakluk pintu benteng. Para mujahidin hanya bias saling berpandangan. Mereka juga ingin mengetahui siapa sebenarnya manusia yang gagah perkasa itu.
            Selang beberapa lama, datanglah seseorang ke kediaman Maslamah. Orang itu berkata, “ jika Tuan ingin mengetahui siapa sebenarnya orang yang bercadar itu, saya bias memberi tahu.”
            “Engkaukah orang yang bercadar itu?” sergah Maslamah.
            “Sebelum saya memberi tahu siapa orang yang bercadar itu, Tuan harus memenuhi tiga syarat,” kata orang itu. Maslamah makin penasaran. Dengan segera ia menyetujui persyaratan yang diajukan.” Baiklah, katakana saja,”sahut Maslamah.
            “Tiga syarat itu adalah: Pertama, Tuan jangan bertanya siapa namanya. Kedua, jangan memberi hadiah apapun padanya. Ketiga, jangan ceritakan peristiwa ini kepada Amirul Mukminin.”
            “Baiklah,” jawab maslamah. “ sekarang katakana,” lanjutnya.
            “Sayalah orang yang bercadar itu, “ kata orang tersebut.
            Maslamah terperanjat. Rasa kagum, haru, juga gembira berbaur dalam hatinya.
Seketika ia mengangkat tangannya, Ya Allah, kumpulkan aku di surga bersama orang bercadar ini.”
            Begitulah, sejarah pun tak tahu siapa nama orang bercadar itu. Tapi sejarah telah mencatat sisi lain dari peristiwa itu, bahwa pada setiap zaman selalu ada pahlawan. Pahlawan itu tak ingin dikenal namanya atau dibesar-besarkan kegigihannya. Allah berkuasa membangkitkan pada setiap zaman, pada setiap kesulitan, orang-orang tulus dan siap mendobrak pintu-pintu kezaliman.
            Keihklasan adalah puncak dari pengalaman ajaran agama (islam). Dari sanala amal dimulai. Seberapapun masalah yang kita hadapi, kejernihan hati, ketulusan jiwa, dan keikhlasan beramal akan menjadi pendobrak yang luar biasa.
            Sebaliknya sikap riya’ pasti akan mengantarkan pada kegagalan, bahkan kebinasaan di dunia sampai akhirat.
            Allah SWT telah memperingatkan hal ini dengan firmannya, “Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang keluar dari kampong halamannya dengan sombong dan riya’ kepada manusia.” (QS. Al-Anfal ; 47).
            Kalau begitu ikhlas yu.           

Selasa, 28 Juni 2011

Renungan Seperempat Malam

               Satu hal yang perlu kita cemaskan dalam kehidupan ini. 
Mampukah orang Islam menerapkan ajaran Islam dalam kehidupannya sehari-hari. 
setidaknya dimulai dari hal yang kecil. 
Yaitu masalah Thoharah=kebersihan, kebersihan
lahir maupun bathin. sudah banyak kitab-kitab 
yang membahas tentang thoharah. baik buku yang diterbitkan oleh para ulama timur tengah maupun para ulama produk dalam negeri. 
Tapi hanya sebahagian kecil manusia makhluk Allah yang mampu menerapkan ajarannya itu. Padahal Allah  telah menciptakan manusia
itu dengan sebaik-baiknya bentuk, pengertian bentuk di sini bukan hanya bentuk=rupa yang dipandang secara kasat mata. 
Tapi, bentuk bathiniyah juga. Apa susahnya menerapkan ajaran Allah di muka bumi ini ? ibaratkan sebuah flash disk yang dipasang 
di Laptop atau CPU tinggal kita send too atau mengcopypaste, masuklah data yang kita maksud. Begitu juga dengan ajaran, aturan Allah SWT yang telah ada
di hadapan kita, tinggal kita baca dan memasukan dalam hati suci, maka akan tercipta keadaan yang kondusif dan harmoni.
              Jangan pernah menganggap, bahwa aturan Allah itu membatasi ruang gerak kita atau merugikan kehidupan kita. Orang yang seperti ini 
selalu mengedepankan hawa nafsu syaithon, dan memburu kehidupan dunia dengan segala cara. Apakah dunia yang kita tempati ini selamanya kita tempati ?. Tidak, sama sekali tidak. Ingat firman Allah yang bunyinya :    " Wayabqoo dzul jalaali wal ikroom " = dzat Yang Maha Kuasa (Allah) lah yang kekal dan mulia. dan dalam surat/ayat  lain Allah berfirman : " Walal Aakhiratu khairullaka minal uula " = Dan kehidupan akhirat itu lebih baik ketimbang kehidupan dunia. Kehidupan dunia hanya bisa kita nikmati
di dunia saja, itu sudah pasti. tapi tidak sampai kita bawa serta di kehidupan selanjutnya (akhirat). Kecuali kenikmatan dunia itu
betul-betul mengarah dan seiring dengan aturan Allah.
Kerut keningnya Allah melihat kebobrokan akhlaq umat manusia, yang semakin jauh dengan ketakutannya dengan Allah.
Allah murka, marah, gerah. Dia menampakan murka, marah dan gerahnya dengan menurunkan bala dan bencana yang bertubi-tubi kepada kita. Sebenarnya Dia ingin menghancurkan, membinasakan dunia ini. Tapi Allah mempertimbangkannya. Karena Allah melihat dengan kekuasaan tajamnya masih ada di antara hambanya yang menggerakan kedua belah bibirnya berdzikir dengan tahmid, takbir, istighfar dan tahlil.
Jika ada di antara hambanya yang masih 
berdzikir dan mengakui keesaanNya, maka Allah tidak akan membinasakan dunia ini. Tapi jangan kita mengharap terlalu banyak kepada orang yang berdzikir itu. karena semua amalan yang kita perbuat untuk kita, bukan untuk orang lain.
Bagi kami amalan kami, bagimu amalanmu.
 Akankah pahala dzikir bisa kita bagikan untuk orang lain ?. Ini pertanyaan konyol, konyol sekali. sama halnya kita membagikan organ tubuh kita yang sangat vital kepada orang lain. Semua itu akan merugikan bahkan membuat kita mati.
Wahai manusia...Kembalilah ke jalan yang benar
Luruskan pikiranmu
Carilah bekal yang baik di duniamu untuk akhiratmu
tinggalkan segala kebohongan, kecurangan hidup.
Bisakah kau memikirkan kekuasaan Allah yang tak bisa
ditandingi oleh beribu-ribu kekuasaan manusia di dunia. Bagaimana Allah membolak-balik dunia, gunung-gunung bertebaran laksana kapas
yang ditiup angin, langit-langit biru saling
reruntuhan, air laut yang terbentang luas bergelombang dahsyat 
menaiki daratan tempat tinggal manusia/Tsunami dunia,
manusia-manusia berterbangan sambil mencari
tempat berteduh untuk menyelamatkan diri.
Oh... ternyata sudah tidak ada jalan lagi.
QIYAAAAMAAAAH......., 
DUNIA SEBENTAR LAGI QIYAMAH



Puisimu Puisiku


             YUK…BERSENANDUNG

     Puisi adalah sebentuk  pengucapan bahasa yang memperhitungkan  adanya aspek bunyi-bunyi didalamnya,yang mengungkkapkan pengalaman imajinatif,emosional,dan intetektual penyair yang ditimba dari kehidupan individual dan sosialnya yang diungkapkan dengan teknik pilihan tertentu,sehingga puisiitu mampu membangkitkan pengalaman tertentu pula dalam diri pembaca atau pendengar-pendengarnya.Tentu saja,batasan ini tentative yang bertolak pada puisi konvensional.
     Sebagai  hsil kebudayaan puisi memang selalu berubah dan berkembang sesui  dengan perubahan  dan perkembangan masyarakat yang menghasilkan kebudayaan itu.Yang jelas apapun corak dan ragamnya  meniscayakan  adanya hal-hal yang  hakiki dan universal
      Hakikat  Penyair dan Puisinya ; Sebuah   Cara  Komunikasi.

  Aku sudah terbuka secara perlahan-lahan ,seperti sebuah pintu,bagiku satu persatu  aku buka ,bagai daun-daun pintu ,hingga akhirnya tak ada apa-apa lagi  yang bernama rahasia
Begitu sederhana  sama sekali terbuka
       Dalam puisi tersebut  penjair diibaratkan sebuah pintu  yang daun-daunnya sama sekali terbuka  hingga akhirnya tak ada apa-apa lagi bernama rahasia.Jadi penyair adalah seseorang yang membukakan rahasia kehidupannya kepada orang lain.Tentu hak ini merupakan sesuatu yang paradoksal.Sementra manusia pada umumnya merahasiakan kehidupannya agar tidak diketahui oleh orang lain.tidak demikian halnya dengan penyair.Lewat puisi-puisinya penyair membuka pintu-pintu jiwa dan kehidupannya bagi rang lain.


                  Risalah HUB

Ku tulis surat ini kala hujan gerimis
Bagai bunyi tambur mainan
Anak-nak peri dunia yang gaib
Dan angina yang mendesah
Mengeluh dan mendesah
Wahai ,dik Narti
Aku cinta padamu
       Ku tulis surat ini
        Kala langit menangis
         Dan dua ekor belibis
          Bercinta dalam kolam
           Bagai dua anak nakal
            Jenaka dan manis
            Mengibaskan  ekor  
Serta menggetarkan bulu-bulunya
Wahai,dik Narti
Ku pinang kau menjadi istriku
Kaki-kaki hujan yang runcing
Menjentuhkan ujungnya di bumi
Kaki-kaki cinta yang tegas
Bagai logam berat gemerlapan
Menempuh ke muka
Dan tak akan kunjung di undurkan
Selusin malaikat
Telah turun
Di kalhujan gerimis
Di muka kaca jendela
Mereka berkaca dan mencuci rambutnya
Untuk ke pesta
Wahai dikNarti
Dengan pakaian penganten yang anggun
Bunga-bunga serta keris keramat
Aku ingin membimbingmu ke altar

Kepala Sekolah Baru Harapan Baru (SMAN 1 SAPE)

Pendidikan di Indonesia sedang   berbenah, berbagai macam cara yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan tersebut.Diantaranya meningkatkan kesejahteraan guru dengan sertifikasi sampai dengan merombak personil di jajaran pendidikan di tingkat pendidikan
ditingkat pendidikan.
Begitu juga ditingkat bawah khususnya di SMANegeri 1 Sape,suka tidak suka mau tidak mau mutasipun harus jalan terus,siapun orangnya di manapun dia berada.Karena mutasi merupakan hal yang wajar dalam penyelenggaraan  roda pemerintah khususnya dunia pendidikan,mutasi juga merupakan langkah sistematis dan terencana dalam menata suatu lembaga atau organisasi sekolah,dan personil sesuai dengan tuntutan kebutuhan  saat sekarang.Oleh karena itu mutasi hendaknya diartikan secara benar,bukan sekedar bongkar pasang siapa yang sesuai siapa yang tidak sesuai,mana yang pas mana yang tidak pas,apalagi diartikan dengan kepentingan  yang sifatnya tidak objektif.
Apapun yang terjadi suka ataupun tidak suka,mau dan tidak mau itu adalah sebuah keputusan yang harus dilaksanakan.Yang penting sekarang keputusan itu harus dijalankan sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja.
Apalagi sekolah sekarang sedang dihadapkan dengan suasana ujian nasional,tentu membutuhkan kerja keras dan konsentrasi penuh dari seluruh aspek yang berkaitan dengan sekolah,terutama sekali adalah siswa itu sendiri betul-betul harus sudah siap.
Berbagai macam cara yang dilakukan oleh sekolah
untuk mempersiapkan anak-anak dalam menghadapi ujian ini diantaranya melaksanakan les rutin setiap sore hari.
     Dengan hadirnya kepala sekolah baru,wakasek baru,guru baru,tentu akan membawa suasana baru,
Semangat baru,kinerja tinggi,lebih kreatif,inovatif dan konrtuktif demi tercapainya pendidikan yang berkualitas.

     Salam  Buat  Sang  Fajar 
Lihatlah hari ini,
      Sebab dia adalah kehidupan,kehidupan dari  Kehidupan
      Dalam sekejap dia telah melahirkan berbagai
      Hakikat dari wujudmu
     Nikmat pertumbuhan,pekerjaan yang indah
      Indahnya kemenangan
    Karena hari kemarin tak lebih dari mimpi
     Dan esok hari hanyalah bayangan
     Namun hari ini ketika anda hidup sempurna
  Telah mambuat hari kemarin sebagai impian yang  Indah
  Setiap hari esok adalah bayangan yang penuh  Harapan
  Maka lihatlah hari ini,inilah salam untuk fajar
 
              NYANYIAN  DUKA
  
Menjulang dalam hidup dan saat meninggal,
Kau benar-benar menjadi satu mukjizat
Seakan orang –orang mengerumunimu
Ketika para utusan itu berdiri memanggilmu
Pada hari-hari pertemuan
Kau laksana sedang berkhotbah ditengah mereka
Dan mereka sedang berdiri untuk menunaikan sholat
Kau rentangkan tangan menyambut mereka
Seperti merentangkan untuk memberi
Kala perut bumi menyempit,mereka akan menguburkan kemuliaan itu
Mereka condongkan cuaca sebagai kuburmu
Dan kini yang ada hanyalah suara-suara tangisan

Ada tanah gundukan untukmu namun tak ku katakan
Sebab kau adalah hujan lebat yang turun terus menerus
Untukmu gelombang ucapan selamat dari sang Maha Rahman,dengan pemberkataan hati yang wangi
Karena kebesaran jiwamu kau selalu mendapatkan penjagaan dari para penjaga yang terpercaya
Di sekitarmu dinyalakan api pada malam hari
Seperti ini ada nasaf masih dikandung badan

Mau’idzho Hikmah


 Malam-malamku untuk merajut ilmu yang bisa dipetik
  Menjauhi wanita elok dan harumnya leher
  Aku mondar –mandir untuk menyelesaikan masalah sulit
  Lebih menggoda dan manis dari berkepit nan manis dan
  Panjang
  Bunyi pena yang menari di atas kertas-kertas
  Lebih manis daripada berada di belaian wanita dan
  Kekasih
   Bagiku lebih indah melemparkan pasir ke atas kertas
  Daripada gadis-gadis yang menabuh dentum rebana
  Hai orang yang berusaha mencapai kedudukaku lewat
  Angannya
  Sungguh jauh jarak orang yang diam dan yang lain
   Apakah aku yang tidak tidur selama dua purnama
   Dan engkau tidur nyenyak
   Setelah itu engkau ingin menyamai derajatku

         Jika musim dingin tiba engkau adalah matahari
         Jika musim panas tiba engkau adalah naungan
         Engkau tidak tahu jika engkau mengifakkan harta
         Apakah engkau lebih banyak memberi atau sedikit
         Engkau akan diganjar oleh orang lain dengan segala    
         Kebaikan,karena engkau adalah pahlawan
    
    Dengan wajahmu kami mengambil penerangan
         Saat kami berjalan di malam-malam gulita
         Namamu dalam pendengaran adalah sebaik-baiknya
         Petunjuk yang disebutkan disemua tempat
         Jiwa kami jadi tebusan atas segala goncangan
         Dan para jamaah haji menjadi tebusan saat membaca  
         talbiah

Cermin siswa

            Teman, telah tiga kali  dedaunan di utara telah berguguran semenjak kita semua bernaung di bawah panji-panji yang sama. Kita adalah bintang-bintang yang menyusun suata konstelasi di bawah mantel biru sang langit IPA 2.Sayang sekali kalau akhirnya pena takdir menggoreskan bahwa ikatan antara kita akan terurai dan kita pun akan terpencar ke delapan penjuru mata angin.
      Namun tidak terlalu menyesakkan dada.Walau bagaimanapun akhirnya sang waktu jugalah yang akan merajut kembali konstelasi yang telah terurai itu, meskipun kita terpisah sejauh bintang utara dan bintang timur di senja hari.

Teman,gunung yang akan kau daki sungguh tinggi,gunung yang akan kau lintasi  sungguh menggetarkan hati,sungai yang akan kau seberangi sungguh dalam dan perjalanan yang akan kau lakukan  akan penuh dengan genangan air mata atau bahkan genangan darah.
Semua itulah yang akan menempa yang membentukmu yang saat ini yang masih seperti berlian yang baru di petik dari batu gunung dan belum bisa dibedakan dengan pecahan kaca.Tempaan itu lambat laut akan menjadikan
perbedaan antara berlian dan pecahan kaca semakin
terlihat jelas,terlebih ketika kawan  telah menjadi berlian bersisi 48 yang memantulkan sinar emas mentari ke mana pun mata dipalingkan.Pada saat itu, kami akan berbangga memilikimu.Tetapi jangan sampai terurainya  ikatan kita menyebabkan jiwa persaudaraan Kita menjadi seperti pecahan batu karang yang didera gelombang dan tak akan pernah dapat lagi disatuakan sekalipun oleh tangan seorang pengukir ulung sekalipun karena pernah.
 
     Andai kata hal itu benar-benar terjadi,artinya rasa kasih yang telah menjadi saripati persaudaraan kita tak lebih daripada ranting kering yang gugur dan menunggu untuk dilemparkan ke dalam perapian yang dipenuhi api kebencian. Karena itu, sekalipun takdirmu lebih pedih daripada goresan belati,tetaplah beri tempat bagi kami untuk hadir di hatimu,karena kamipun akan menyatukan jiwamu dalam napas kami.

      Teman, Kami relakan kepergianmu,semoga jalanmu akan diterangi cahaya dan yakinlah kami akan mengikutimu sebab walau bagaimanapun harimau sepertimu tidak akan pernah bersaudara dengan kucing.

Senin, 27 Juni 2011

CONYOH RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) PEKERJAAN PEMBANGUNAN MASJID


RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)
PEKERJAAN PEMBANGUNAN MASJID AL BASYIT
DESA NARU KECAMATAN SAPE
KABUPATEN BIMA

NO
JENIS PEKERJAAN
SATUAN
NOMOR ANALISA
VOL.
HARGA SATUAN
TOTAL HARGA
1
2
3
4
5
6
7
I
PEKERJAAN PENDAHULUAN
1. Pengukuran dan bauplank




1.500.000,-

1.500.000,-






1.500.000,-
II
PEKERJAAN TANAH DAN PASIR
1.      Galian Tanah Pondasi
2.      Menguruk Kembali
3.      Tanah Urug di bawah lantai
4.      Pasir urug

m3
Gol
m3
m3



645
¼ x gal
322,5
10,12

27.500,-
40.000,-
15.000,-
50.000,-

17.737.500,-
10.168.750,-
4.837.500,-
506.000,-






33.249.750,-
III
PEKERJAAN PASANGAN DAN BETON






1.      Pasangan batu kosong
2.      Pasangan batu kali
3.      Pasangan trasram
4.      Pasangan dinding batu
5.      Beton blk.latei.blk.gevel.klm.praktis
6.      Beton blk.gevel
7.      Beton sloof
8.      Beton balok ring
9.      Beton kolom
m3
m3
m3
m3
m3
m3
m3
m3
m3

225
68,23
1,6
420
9,1

12,5
27,98
18,2
65.000,-
55.000,-
495.250,-
175.375,-
1.612.500,-
1.612.500,-
1.612.500,-
1.612.500,-
1.612.500,-
14.625.000,-
12.375.000,-
792.400,-
73.657.500,-
14.673.750,-
1.612.500,-
20.156.250,-
45.117.750,-
29.347.500,-






212.357.650,-
IV
PEKERJAAN PLESTERAN






1.       Plesteran trasram
2.       Plesteran dinding
3.       Plesteran beton
m2
m2
m2


465
120,75
95.000,-
95.000,-
95.000,-

44.175.000,-
11.471.250,-






55.646.250,-
V
PEKERJAAN PINTU JENDELA






1.       Kayu kusen kls II
2.       Daun pintu
3.       daun jendela 3 kaca 3 min
4.       Tripleks kayu kls II
5.       Kaca bening 5 mm
m3
m2
m2
m2
m2

2,2
2
6,88
8,25
10,25
3.000.000,-
3.000.000,-
792.500,-
698.500,-
135.250,-
6.000.000,-
6.000.000,-
5.452.000,-
5.762.625,-
1.386.312.,-






24.600.937,-
VI
PEKERJAAN  KAP






1.       Kap Cor
2.       Pekerjaan kubah Masjid
3.       Pekerjaan Kubuh Kecil
m3
unit
unit

385
1
4
275.725,-
18.011.525,-
4.011.525,-
106.154.125,-
18.011.525,-
16.046.100.,







140.211.750,-
VII
PEKERJAAN LANTAI/PLAFOND






1.       Lantai tegel keramik
2.       Plant tegel keramik
3.       Plafond papan jati
4.       List pinggir 4/4 profil
5.       Menggosok tegel
m2
m2
m2
m2
m2

420
79,68
225
154
95,03
97.500,-
45.250,-
155.450,-
66.500,-
34.500,-
40.950.000,-
3.605.520,-
34.976.250,-
10.241.000,-
3.277.500,-






93.050.270
VIII
PEKERJAAN BESI BAJA






1.       Beugel/palt strip
2.       Baut/mur
3.       Engsel H. besar
4.       Engsel H. kecil
5.       Grendel
6.       Angker kusen
7.       Kunci tangan union asli
8.       Hak angina

bh
bh
bh
bh
bh
bh
bh
bh


3
40
18
20
32
54
6
20
16.500,-
2.500,-
4.500,-
4.500,-
2.800,-
850,-
65.000,-
3.300,-

495.000,-
100.000,-
81.000,-
90.000,-
89.900,-
45.600,-
390.000,-
66.000,-






1.357.500,-




IX
PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK






1.       Sekring box
2.       Lampu tl 20 watt
3.       Lampu pijar 25 watt
4.       Titik lampu
5.       Stop kontak
6.       Saklar tunggal
7.       Saklar double
8.       Pemasangan listrik
Unit
bh
bh
bh
bh
bh
bh

1
10
10
10
4
10
4
45.000,-
50.000,-
3.500,-
75.000,-
75.000,-
11.500,-
13.500,-
45.000,-
500.000,-
350.000,-
750.000,-
300.000,-
115.000,-
540.000,-
2.750.000,-






4.549.000,-
X
PEKERJAAN PENGECETAN






  1. Cat tembok / plafond
  2. Cat kayu
  3. politur daun pintu
  4. mengeteer kap
m2
m2
m2
m2

227,5
34,63
8
108
66.500,-
87.500,-
122.750,-
35.500,-
15.128.750,-
3.030.125,-
982.000,-
3.8344.000,-






22.974.875,-
XI
PEKERJAAN LAIN – LAIN






1. Pekerjaan pemasangan pagar Bollyng
m

175
250.000,-
43.750.000,-






43.750.000,-


Sape,       September 2008


PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL BASYIT

KETUA UMUM



H. M. Sirajuddin HM, BE
SEKRETARIS UMUM



Subair HR, ST

Mengetahui :

KEPALA KUA KEC. SAPE,



Husni, S. Ag
NIP. 150 289 799
KEPALA DESA NARU,



H.Syafruddin H .Ahamd
NIAP. 06. 2005.21.00.

CAMAT SAPE,



Syafruddin Daud, S. Sos
NIP. 610 010 024

 

REKAPITULASI ANGGARAN BIAYA
PEMBANGUNAN MASJID AL BASYIT
DESA NARU KECAMATAN SAPE

NO
JENIS PEKERJAAN
ANGGARAN
1
PEKERJAAN PENDAHULUAN
1.500.000,-
2
PEKERJAAN TANAH DAN PASIR
33.249.750,-
3
PEKERJAAN PASANGAN DAN BETON
212.357.650,-
4
PEKERJAAN PLESTERAN
55.646.250,-
5
PEKERJAAN PINTU DAN JENDELA
24.600.937,-
6
PEKERJAAN KAP
140.211.750,-
7
PEKERJAAN LANTAI/PLAFOND
93.050.270,-
8
PEKERJAAN BESI BAJA
1.357.500,-
9
PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
4.549.000,-
10
PEKERJAAN PENGECETAN
22.974.875,-
11
PEKERJAAN LAIN-LAIN
43.750.000,-
12
JUMLAH
633.247.982,-

PEMBULATAN
633.247.900,-


TERBILANG  : ENAM RATUS TIGA PULUH TIGA JUTA DUA   
                            RATUS EMPAT PULUH TUJUH RIBU SEMBILAN RATUS
                            RUPIAH


PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL BASYIT

KETUA UMUM



H. M. Sirajuddin HM, BE
SEKRETARIS UMUM



Subair HR, ST

Mengetahui :

KEPALA KUA KEC. SAPE,



Husni, S. Ag
NIP. 150 289 799
KEPALA DESA NARU,



H.Syafruddin. H.Ahmad
NIAP. 06. 2005.21.00.

CAMAT SAPE,



Syafruddin Daud, S. Sos
NIP. 610 010 024

 

PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL BASYIT
DESA NARU KECAMATAN SAPE
KABUPATEN BIMA
SEKRETARIAT : RUMAH H.M.SIRAJUDDIN HM,BE/SAMPING SMA PGRI SAPE

Nomor             : 01/PP-MAB/NR-SP/IX/2008
Lampiran        : 1 (satu) Bundel
Perihal             : Permohonan Bantuan Dana


                               Kepada
                        Yth.Bapak Bupati Bima
                               Di,-
                                    T e m p a t

                        Assalamu Alaikum Wr. Wb

Sehubungan dengan pelaksanaan Pembangunan Masjid Al Baasyit yang berlokasi di Desa Naru Kec.Sape, maka kami memohon kepada Bapak agar dapat kiranya memberikan bantuan Dana guna kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan pembangunan masjid tsb.

Sebagai bahan pertimbangan Bapak, bersama ini kami lampirkan project proposal.

Demikian permohonan kami, atas perhatian dan bantuannya tak lupa diucapkan terima kasih.

Wabillahi Taufiq Walhidayah
Wassaalamu Alaikum wr.Wb.
  Sape,      September 2008

                        PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL BASYIT

KETUA UMUM




SEKRETARIS UMUM





Mengetahui :

KEPALA KUA


KEPALA DESA




CAMAT SAPE,




PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL BASYIT
DESA NARU KECAMATAN SAPE
KABUPATEN BIMA
SEKRETARIAT : RUMAH H.M.SIRAJUDDIN HM,BE/SAMPING SMA PGRI SAPE

Nomor             : 09/PP-MAB/NR-SP/VI/2007
Lampiran        : 1 (satu) Bundel
Perihal             : Permohonan Bantuan Dana/Material


                               Kepada
                        Yth.Bapak /Ibu    ……………………….
                               Di,-
                                                T e m p a t

                        Assalamu Alaikum Wr. Wb

Sehubungan dengan pelaksanaan Pembangunan Masjid Al Baasyit yang berlokasi di Desa Naru Kec.Sape, maka kami memohon kepada Bapak/Ibu agar dapat kiranya memberikan bantuan Dana atau Material guna kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan pembangunan masjid tsb.

Sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu, bersama ini kami lampirkan project proposal.

Demikian permohonan kami, atas perhatian dan bantuannya tak lupa diucapkan terima kasih.

Wabillahi Taufiq Walhidayah
Wassaalamu Alaikum wr.Wb.
Sape, Juni  2007

                        PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL BASYIT

KETUA UMUM




SEKRETARIS UMUM





Mengetahui :

KEPALA KUA



KEPALA DESA






CAMAT



Masjid Al Basyit tersebut. Semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk dan Inayah kepada kita semua untuk lebih meningkatkan kualitas keimanan dan nilai syiar islam serta peningkatan nilai-nilai etika moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga dapat terwujud masyarakat yang makmur, sejahtera dan bahagia dunia dan akhirat.



  Sape,      September 2008

                        PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL BASYIT

KETUA UMUM




SEKRETARIS UMUM





Mengetahui :

KEPALA KUA
KEPALA DESA

CAMAT




PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL BASYIT
DESA NARU KECAMATAN SAPE
KABUPATEN BIMA
SEKRETARIAT : RUMAH H.M.SIRAJUDDIN HM,BE/SAMPING SMA PGRI SAPE

Nomor             : 03/PP-MAB/NR-SP/IV/2007
Lampiran        : 1 (satu) Bundel
Perihal             : Permohonan Bantuan Material


                               Kepada
                        Yth.Bapak/Ibu …………………..
                               Di,-
                                                T e m p a t

                        Assalamu Alaikum Wr. Wb

Sehubungan dengan pelaksanaan Pembangunan Masjid Al Baasyit yang berlokasi di Desa Naru Kec.Sape, maka kami memohon kepada Bapak/Ibu Dermawan/Dermawati agar dapat kiranya memberikan bantuan Material berupa semen 5 zak  guna kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan pembangunan masjid tsb.

Sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu, bersama ini kami lampirkan project proposal.

Demikian permohonan kami, atas perhatian dan bantuannya tak lupa diucapkan terima kasih.

Wabillahi Taufiq Walhidayah
Wassaalamu Alaikum wr.Wb.
   Sape,         April 2007

                        PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL BASYIT

KETUA,



      
         SEKRETARIS,



     

Mengetahui :

         KEPALA KUA
           KEPALA DESA



        


CAMAT




PEMERINTAH KABUPATEN BIMA
KECAMATAN SAPE
KEPALA DESA NARU


KEPUTUSAN KEPALA DESA NARU
                                                     Nomor :               Tahun 2007

T E N T A N G

PERUBAHAN  SUSUNAN PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL BASYIT DESA NARU

Membaca                    : Surat Panitia Pembangunan Masjid Al Basyit Nomor : 04/PP-MAB/NR-        
                                         SP/IV/2007 tanggal 29 April 2007 tentang usulan perubahan Susunan  
  Panitia Pembangunan Masjid Al Basyit Desa Naru

Menimbang                 : a. bahwa dalam rangka kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan
      Pembangunan masjid Al Basyit di Desa Naru, maka diperlukan
      adanya keterlibatan seluruh warga Desa Naru yang mempunyai lahan
      pemukiman atau yang sudah bermukim  /berdomisili di     RT.   008 – 009
       RW 04/05
  b. bahwa untuk lebih mengefektifkan  tugas dan tanggung jawab  
      Panitia, maka perlu ditetapkan dengan surat Keputusan Kepala Desa  
      Naru

Mengingat                   : 1. Undang –Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan
      Daerah-daerah Tingkat II dalam wilayah Propinsi Bali, NTB dan NTT
                                      2. Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
                                      3. Peraturan Daerah Kabupaten Bima Nomor 5 Tahun 2000 tentang Desa

M E M U T U S K A N

Menetapkan                :
Pertama                      :  Mencabut Surat Keputusan Kepala Desa Naru Nomor 03/VIII/2005
                                       tentang panitia Pembangunan Masjid Al Basyit
Kedua                          :  Mengesahkan susunan Panitia yang baru sebagaimana yang
   tercantum dalam lampiran Surat Keputusan ini sebagai Panitia  
   Pembangunan Masjid Al Basyit Desa Naru
Ketiga                          :  Panitia yang tercantum namanya diharapkan agar dapat melaksanakan tugas
   dan tanggungjawabnya dengan baik dengan selalu berkoordinasi antara  
   panitia dan pihak terkait.
Keempat                      :  Segala biaya yang keluar akibatkan keputusan ini akan dilaksanakan secara